Makanan Burung Cendet Biar Gacor Lasrol

Artikel mengenai makanan cendet dikaji secara serius oleh tim hargapeliharaan.com. Ikuti terus artikel menarik lain setiap hari.

Makanan Cendet – Selain dengan perawakannya yang tegas nan menawan, pengicau yang tergolong sebagai burung predator ini ternyata juga memiliki suara gacoran yang bisa dibilang cukup menjanjikan. Suara cendet atau pentet yang tembakan-nya banyak dianggap begitu lantang dipadu dengan keanekaragaman variasinya, menjadikan modal utamanya dalam menyita perhatian sekaligus minat para kicau mania untuk memeliharanya. Munculnya anggapan-anggapan yang menyatakan bahwa suara gacoran dari burung berbadan gempal ini banyak dibilang kalau variasinya amat beragam, semakin diperkuat dengan kemampuannya yang mana mampu menirukan suara burung berkicau jenis lain.

Sehubungan dengan kehandalannya dalam menirukan gacoran burung jenis lain, adapun beberapa isian suara master yang kerap diberikan kepadanya antara lain suara kenari, gereja tarung, cililin, lovebird, cucak jenggot, tengkek buto, murai batu, ciblek, kacer, parkit, dan sebagainya. Selain dapat meniru kicauan dari burung jenis lain, untuk saat ini sudah banyak pentet yang diisi dengan suara hewan lain (bukan jenis burung). Adapun beberapa isian hewan (non burung) yang banyak diberikan pada cendet meliputi suara jangkrik, belalang, kucing, tokek, tokek, dan hewan-hewan lainnya. Akan tetapi dibalik kemapuan dan kesuksesan-nya dalam menirukan beraneka macam suara, pastinya tak terlepas dari pakan atau makanan cendet agar lebih sehat dan rajin gacor ngalas maupun ngerol.

Sehubungan dengan pakan atau makanan cendet agar lebih sehat dan rajin gacor lasrol atau ngalas ngerol, sebenarnya cara untuk mendapatkannya tidaklah terlalu sulit. Bisa dibilang begitu, karena memang hampir semua jenis pakan yang begitu digemari dan merupakan konsumsi utama pentet, umumnya bisa ditemukan di toko atau kios-kios burung yang ada. Adapun beberapa santapan utama dan yang paling disukai oleh burung dari genus Lanius ini antara lain adalah buah-buahan segar, EF (ekstra fooding), dan pendamping-pendamping lainnya seperti voer dan pakan racikan. Terlepas dari itu semua, untuk lebih lengkapnya lagi mengenai pakan pentet agar lebih sehat dan rajin buka paruh, tidak ada salahnya jika berkenan menyimak beberapa informasi berikut:

Buah-buahan Segar

Pakan atau makanan cendet agar sehat dan lebih gacor ngalas maupun ngerol yang juga sangat digemari olehnya adalah buah-buahan segar. Di dalam buah dipercaya terdapat banyak kandungan vitamin yang mana sangat dibutuhkan dan digemari oleh hampir semua jenis burung berkicau pemakan buahan, tak terkecuali untuk cendet. Sedangkan untuk jenis buah-buahan segar yang umum dan bisa diberikan kepada pengicau berparuh lancip nan kokoh ini antara lain pisang kepok putih, pepaya, dan lain sebagainya.

Jika beberapa konsumsi tersebut disajikan pada burung secara rutin dan teratur, niscaya akan membuatnya tumbuh lebih sehat, sehingga tidak menutup kemungkinan kalau nantinya ia lekas rajin buka paruh dengan gacoran yang cukup mengagumkan. Disamping itu, selain dipercaya bahwa mampu mencukupi kebutuhan vitamin, buah-buahan seperti pepaya juga banyak dibilang dapat meningkatkan daya tahan tubuh burung dan sistem pencernaannya.

Ekstra Fooding

Ekstra Fooding atau yang juga sering disebut dengan EF (pakan tambahan) adalah makanan cendet agar sehat dan rajin gacor ngalas maupun ngerol, selain buah-buahan segar. Di dalam EF mengandung banyak nutrisi yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang burung. Salah satu kadar nutrisi yang terkandung pada ekstra fooding adalah protein. Dan protein yang ada pada jenis asupan hidup ini cukup tinggi, sehingga sangat baik jika diberikan secara rutin kepada cendet.

Akan tetapi, karena kadar protein-nya terbilang begitu tinggi maka ada baiknya bila tidak diberikan secara berlebih, khususnya untuk burung yang masih bakalan atau burung yang belum terbiasa dengan pakan tambahan berporsi tinggi. Pemberian dengan porsi yang berlebihan, berkemungkinan menyebabkan burung over birahi dan dampaknya ia bisa mabung tidak pada waktunya. Pakan cendet yang merupakan asupan tambahan ini, antara lain jangkrik, kroto, ulat hongkong, ulat bambu, orong-orong, belalang, dan sebagainya.

Voer atau Poor

Supaya burung lebih terlatih untuk memakan voer, maka sebaiknya diberikan sejak cendet masih anakan maupun bakalan atau bahan. Apabila poor tidak diberikan mulai burung masih berusia muda, hal yang sangat dikhawatirkan yaitu jika ia tidak mau menyantapnya hingga sudah menginjak dewasa. Bisa begitu, sebab sudah banyak burung berusia dewasa, tetapi masih juga enggan atau bahkan tidak mau mengkonsumsi jenis pakan kering ini. Dan yang lebih meresahkan lagi, cendet dewasa cukup sulit dilatih supaya mau menyantap voer.

Terlepas dari itu semua, dalam memberikan voer sebaiknya lebih diperhatikan, atau lebih tepatnya poor rutin diperiksa kondisinya. Kalau sudah terlihat agak menjamur atau sekiranya kurang layak untuk dimakan oleh burung, maka ada baiknya jika voer segera digantikan dengan yang lebih baru. Disamping itu, sedangkan untuk makanan atau pakan cendet berupa voer, yang umum diberikan oleh para kicau mania adalah yang berkadar protein sedang yakni antara 12-18%.

Makanan Racikan Cendet

Selain pakan buah-buahan segar, EF dan voer, makanan yang berupa racikan juga banyak dibilang sangat berpengaruh pada kesehatan dan dianggap bisa membuat cendet lebih sehat dan rajin gacor ngalas ngerol. Pakan racikan cendet supaya sehat dan rajin buka paruh, berikut ini adalah kutipan dari omkicau.com. Untuk lebih lengkapnya lagi mengenai proses pembuatan, sebagai berikut: Bahan-bahan yang diperlukan seperti tahu, 3-10 butir telur ayam, ikan segar (ukuran sedang) 1-3 kilogram atau lebih / seusai kebutuhan, 2-3 buah tomat segar, dan 3 kg tepung jagung (tergantung kebutuhan).

Cara pembuatan pakan cendet racikan; Sediakan mesin penggiling atau blender, kemudian ikan dibersihkan sisiknya, lalu ikan bisa langsung digiling hingga lembut. Setelah daging ikan sudah tergiling hingga lembut, bisa segera dicampur dengan tahu yang sudah terpotong-potong, tomat, tepung jagung, dan telur. Setelah semua bahan telah tercampur menjadi satu, lalu diaduk sampai benar-benar merata. Ambil cangkang telur yang tersisa, kemudian tumbuk hingga halus, lalu segera masukkan ke dalam adonan yang ada dan sambil terus diaduk.

Setelah adonan tersebut sudah tercampur secara merata, kemudian bisa segera dikeringkan. Karena jika dijemur akan membutuhkan waktu yang cukup lama, maka adonan bisa dikeringkan dengan bantuan oven. Waktu yang digunakan sebagai tolak ukur untuk mengeringkan adonan ke dalam oven, bisa selama 20 hingga 30 menit. Jika lebih dari itu tapi adonan belum kering juga, maka waktu bisa ditambah hingga mengering dan sekiranya tidak sampai hangus.

Meski sudah di oven, sebelum disajikan kepada burung, pakan racikan tersebut sebaiknya di jemur terlebih dahulu hingga sekiranya terlihat layak untuk dikonsumsi olehnya. Setelah semua terlaksana dengan baik, dan jadilah sebuah santapan buatan yang telah siap untuk diberikan. Pakan racikan cendet yang telah dibuat tersebut, sangat bagus jika divariasi atau disajikan saat stok voer tidak tersedia, namun buah-buahan dan EF (ekstra fooding) juga harus tetap diberikan.