Mengenal Ciri-ciri Burung Kacer Hitam

Artikel mengenai mengenal kacer hitam dikaji secara serius oleh tim hargapeliharaan.com. Ikuti terus artikel menarik lain setiap hari.

Magpie Robin adalah salah satu jenis burung penyanyi yang keberadaannya cukup populer di Indonesia, dan salah satunya ialah Kacer Hitam atau Lokal. Unggas yang bernama latin (ilmiah) Copsychus saularis pluto ini termasuk jenis Kacer yang juga teramat mengagumkan. Selain suara panggilannya, ciri-ciri untuk jenis yang satu ini juga cukup mudah dikenali dan diingat. Disamping itu cukup banyak penghobi yang berpendapat, bahwa untuk memelihara jenis yang satu ini juga tidak begitu sulit. Apalagi jika hendak menjadikannya burung master, karena ia juga diklaim mempunyai mental petarung lebih baik daripada jenis burung dari keluarga Copsychus saularis lainnya.

Mungkin berawal dari hal tersebut, mengapa dari dulu harga Kacer Hitam atau Lokal sendiri di berbagai daerah rata-rata selalu lebih mahal dibandingkan dengan jenis Kacer lain. Untuk Kacer bakalan, harga yang ditawarkan bisa berkisar Rp350 – Rp500 ribu. Sementara itu untuk yang sudah ngoceh atau buka paruh masih dalam kisaran angka Rp500 – Rp600 ribu. Selain dikarenakan pangsa Kacer berdada hitam ini dinilai lebih baik, sebuah harga tentunya juga dipengaruhi oleh kepopuleran burung itu sendiri. Dalam artian, jika burung sudah semakin populer, maka sebuah harga otomatis juga akan dinaikkan. Begitupun sebaliknya.

Jika pembahasan sebelumnya sempat menyinggung soal ia lebih baik dari segi mental dari pada jenis Kacer lain, rasanya hal tersebut kurang tepat. Dimana semua itu dikembalikan atau tergantung masing-masing pemilik dalam merawat dan melatihnya. Meskipun Kacer Hitam memang benar adanya mempunyai mental petarung yang lebih kuat, namun jika pemandian, penjemuran, pemberian pakan, pemasteran dan sebagainya tidak dilakukan dengan optimal maka hal tersebut akan percuma saja. Hal ini semakin beralasan, mengingat tak jarang juga jenis Kacer lain seperti Kacer Poci juga kerap menjadi jawara di setiap arena perlombaan maupun hanya sekedar kegiatan gantangan.

Terlepas dari itu semua, sebenarnya istilah panggilan Kacer Lokal untuk jenis yang satu ini kuranglah tepat. Mungkin lebih tepat jika memakai nama Kacer Kalimantan, sebab wilayah penyebaran terbanyak yang ada di Indonesia sendiri berada di Pulau Borneo. Terlebih lagi jenis yang satu ini sebenarnya juga bisa ditemui di wilayah negara Malaysia dan Brunei. Lain lagi ceritanya jika setiap penghobi sudah mengetahui seputar sub-spesies (ras). Dimana di Tanah Air sendiri sebenarnya terdapat 3 ras Kacer Hitam yang meliputi Ras Adamsi, Pluto, Amoenus. Dan penyebutan Kacer Lokal sendiri mungkin akan lebih tepat untuk ras Amoenus, karena sebagian besar wilayah penyebarannya berada di Pulau Jawa dan Bali.

Ciri-ciri Kacer Hitam

Jika di atas tadi membahas jenis Kacer Hitam di Indonesia terdapat dalam 3 macam ras, maka berikut ciri-cirinya. Sudah jelas hampir seluruh badanya hanya didominasi warna hitam dan menyisakan sedikit warna putih pada bagian sayap. Maka poin utamanya adalah bagaimana untuk mengenali ciri jantan dan betina berdasarkan ras. Untuk ras Amoenus warna tubuh si betina cenderung mirip dengan si jantan. Hanya saja untuk si betina warna dadanya lebih terlihat keabu-abuan yang membentang dari kerongkongan hingga perut. Sementara itu, untuk ras adamsi mungkin bisa sedikit mudah dikenali.

Untuk kacer Hitam jantan dari ras Adamsi, warna tubuhnya didominasi warna hitam dan terdapat warna putih pada bagian sayap serta bagian bawah ekornya. Sementara itu untuk si betina pada bagian kerongkongan dan dada bewarna abu-abu. Untuk selebihnya, baik perut hingga tunggingnya bewarna putih. Sementara itu, untuk ras Pluto sendiri masih belum diketahui perihal ciri fisik jantan dan betinanya, karena berdasarkan pendapat berbagai pihak ciri-cirinya hampir sama dengan kata lain masih belum ditemukan perihal ciri paling otentik.

Perawatan Harian Kacer Hitam

Perawatan dan setelan harian tentu dengan diharapkan dapat membuat burung agar tetap sehat, sehingga rajin bunyi. Mungkin hal pertama yang perlu sedikit diperhatikan ialah perihal sangkar. Sebaiknya memakai sangkar atau kandang yang berukuran sedang saja. Standarnya ukuran sangkar untuk jenis burung Kacer ialah 40 x 40 x 60 cm. Jika pemilik lebih menyukai kandang berbentuk bulat juga tidak ada salahnya. Ukuran kandang bulat idealnya berdiameter 40 atau 50 cm, tergantung kebutuhan atau selera.

Begitu pula dengan kebersihan kandang dan burung. Sebisa mungkin selalu mengkondisikan kebersihan sangkar, tempat pakan dan air minumnya. Selain itu, kebersihan pakan voer setiap saat juga musti diperiksa. Terlebih lagi saat memasuki musim penghujan, karena pada saat itu voer mudah sekali lembab sehingga sangat rawan terkontaminasi jamur. Ganti pakan voernya setiap pagi dan sore hari. Begitupun dengan air minum. Bahkan akan lebih baik memberinya air minum yang higenis seperti air mineral dari galon.

Untuk masalah pemandian, sebaiknya angin-angin burung terlebih dulu selama 15 hingga 20 menit. Jika semisal pada saat pagi hari 07.00 – 07.20. Setelah itu pemilik sudah bisa memandikannya dan menjemurnya. Penjemuran sendiri sebaiknya dalam batas waktu normal saja, standarnya 2 hingga 2,5 jam. Misalnya pada pukul 07.30 – 09.00. Sembari menunggu badannya kering, berikan pakan Extra Fooding sebanyak 3 ekor jangkrik saja. Sementara itu, untuk sore hari yang juga sehabis mandi, berikan 2 ekor. EF sendiri sifatnya juga sangat berpengaruh soal cepat tidaknya burung cepat gacor. Idealnya pakan EF sebanyak 5 ekor yang bisa diberikan 2 kali dalam sehari.

Pemasteran Kacer Hitam

Memaster burung Kacer Hitam juga bukan pekerjaan yang cukup sulit. Sebenarnya waktu pemasteran bisa dilakukan kapan saja, entah itu pada saat siang ataupun malam hari. Hanya saja menurut pendapat berbagai penghobi, waktu yang paling efektif untuk pemasteran sendiri pada saat kondisi burung sudah dikerodong pada saat memasuki jam-jam istirahatnya. Dimana pada saat itu, burung bisa lebih berkonsentrasi untuk merekam suara mp3 yang diputar. Jika secara kebetulan burung yang dipelihara dan dimaster berkelamin jantan, maka akan semakin cepat pula hasil yang bisa didapatkan. Biasanya para penghobi lebih mengandalkan suara Kacer Betina Mp3 untuk media pancingan agar si jantan mau buka paruh.